Hallo folks, belakangan ini banyak rumor kalo Harry Porter 7 gak bakal ditayangin di bioskop-bioskop lokal. Gue sendiri sih lebih suka nonton sule nyanyi pake beha ketimbang nonton Harry Potter hehehe.. selain karena gue baik dan ganteng, gue juga gak mau kalah sama JK Rowling, yang punya mata juling itu karena disini gue bakalan mengusir sedih dan resah kalian dengan menghadirkan cerita seru yang gak kalah sama film dokumenter perkawinan botol aqua dan buaya orinoco. CHECK THIS OUT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Alkisah pada suatu hari hiduplah di sebuah desa terpencil di Somalia seorang anak SD cengos bernama Harry, dia adalah anak yang baik, ramah, suka menodong, dan suka melolong (apalagi kalo malem jum’at kliwon). Dia hidup secara shift parent berpindah-pindah, tergantung yang ngongkosin. Terakhir bareng Uya Kuya dan teletubbies. Ya, dia semacam anak asu.
Tanpa alasan yang jelas, sejak lahir dia mempunyai kelainan genenetik yang membuatnya unik dibandingkan anak-anak seumuran yang lain. Kulitnya menjadi bercorak putih kekuning-kuningan. Belakangan diketahui, karena orang tua Harry sangat miskin, ketika mengandung orang tuanya hanya mampu mengkonsumsi bangkai kulit pisang.
Pada suatu hari, tepatnya siang hari. tak ada angin, tak ada hujan dan tak ada kentut, semuanya sunyi senyap dan damai sentosa sampai saat lirih panggilan alam (re: mules) ke dinding-dinding usus besar si Harry merebak.
“Ahh..kutu balsem, mules lagi gue.” gumam Harry sembari mengingat dia baru saja membabat habis jatah makanan kambing tetangganya.
Waktu lagi enak-enaknya pup di kali sambil handstand, dari kejauhan datanglah genk anak-anak bandel nan badung yang suka mengerjai Harry. Tidak salah lagi, itu musuh bebuyutan Harry dan anak-anak lainnya . Genk itu menyebut diri mereka Spektakuler, Enerjik, NGetop, Gaul, bombAstis dan MAndul. kalo disingkat menjadi genk SENGGAMA !!!
Dengan naek onta (sebagai pencerahan, barometer anak gaul di Somalia emang ditentukan dari hewan yang ditumpangi, kali ini ONTA lah yang memegang strata pergaulan tingkat atas, kedua CACING KREMI, ketiga IBU MERTUA) andalannya, si genk senggama berniat usil.
Si Harry yang telah menyadari kedatangan mereka, langsung berpura-pura menjadi patung Asmat biar sekalian fokus dengan tugas sucinya. Kalopun kamuflase sebagai patung Asmat sejatinya berhasil, pasti akan gagal juga karena genk senggama akan berpikir dimana-mana patung Asmat sampe kapan pun gak akan pernah bisa boker.
Harry ngeden.
Ngeden lagi.
Masih ngeden.
Dan sekonyong-konyong pun PROKKKKK!!!!!!
“Warajeijdjie.. hereutritrodgjds, dfhufrirootptfjidjksks!!!!??”
(Ehh..sorry subtittlenya bahasa orang buntung kepencet hehe)
“titiiittt!!” (suara remote; menandakan bahasa Somalia siap ditranslate ke Indonesia)
“Anjrit.. apaan nih ?!!” Tanya Harry sambil mengusap sesuatu yang menempel di kepalanya
“HUAHUAHUAHUAAAAHUAAAHUAAA…RASAIN HAR, MAKAN TUH TAI KEBO!!!!” gelak tawa segerombolan geng senggama menyeruak di sekitar kali.
“Hehh, jahat banget sih kalian! Salah aku apa?” jawab Harry sok manis berharap gak ditimpuk lagi. Namun, sayang bukan kepalang, ada kutang jatuh di empang. Belom sempat Harry membela diri tiba-tibaaa………….
PROOKKKKK… kali kedua lemparan kotoran kebo disasarkan. Kali ini tepat mengenai bibir jontor hari.
“HUAHUHAHAHAHAHA…..!#$%&*” gelak tawa genk senggama makin membahama di kawasan kali.
Dan setelah itu ke-5 anak genk senggama yang terdiri Sartono, Joko, Paimin, Goffar dan Japrut itu makin gencar menyambiti Harry dengan kotoran kebo. Teruussss dan terruuss sampai sampai Harry lebih terlihat seperti gumpalan indah tai kebo dibandingkan seorang manusia-dengan-posisi-jongkok.
Akhirnya si Harry menjadi lemas dan tak kuasa lagi menahan hantaman kotoran-kotoran kebo yang konon baunya rruuuaaaarrrr biasaaaaaaaaa, akhirnya dengan segenap kekuatan yang tersisa, ia pun jatuh dan hanyut ke kali bersama lemper-lemper ganas yang baru aja dia launching.
Sebentar gue maen biola dulu buat voiceover-nya “NGEEKKKKK….NGGOOK…NGEEKKK..NGEEKKKK..NGEEKKKK…NGEEEEEKKKKKKKKKKKKKKKKKK!!!!!!!!!”
Ehemm..
Oke lanjut cerita, ternyata kejadian tersebut tidak lepas dari pantauan dewa sungai. Dewa sungai ini sangatlah tampan rupawan, cuma sayang dengkulnya ada 10.
Dewa ini sangat iba atas peristiwa lemper-jumroh yang terjadi. Lalu dengan segenap kekuatan sihir yang dia punya, dia lalu menghadirkan Harry yang tadi hayut bersama lemper yang hina, ke hadapan Dewa sungai dengan posisi bersih dan wangi. Lalu terjadilah perbincangan yang amat sangat intent di pinggir kali.
“Hahhh?!!” Harry kaget sambil mengrepe-grepe badannya sendiri.
“Hallo nak, aku Dewa Sungai. Aku yang menyelamatkanmu dari serangan tai kebo tadi huahuahuahahahahaa….” Suara Dewa Sungai berat.
Dengan gak nyambung si Harry nunjuk “Pak, ada upil!”
“Hmm..Baiklah nak, aku liat kau adalah anak yang baik. Mari ikut bersamaku, aku akan membuatmu lebih baik. Kamu akan aku jadi penyihir hebat di HOMOWATT huahuahuahuahuaaa...”
“Huh? Gue? serius lo??” Harry nunjuk kearah muka sendiri.
“Ya, tenang saja. Semuanya akan baik-baik saja sampai akhirnya kamu akan siap terbebas dari jeratan genk senggama huahuahuahuaaaaa…huahuahuahuahaaaaa.. OHOK..OHOK..OHOKKKKK!!!!!!”
Akhirnya, dengan berlandaskan dendam kesumat dan didorong dengan keinginan luhur maka belajarlah si Harry Bokker di Homowatt. tempat sekolah orang-orang bersihir.
100 tahun kemudian. Ehh salah, kelamaan ding.
2 tahun berselang, si Harry telah memiliki kekuatan sihir yang mahadahsyat. Dia akhirnya meminta izin ke Dewa Sungai untuk barang sebentar menengok kampung halamannya. Setelah diizinkan, ia pun dengan hati-hati menunggangi kemoceng terbang yang sakti mandraguna itu dan WUSHHHHH ~ dia telah mendarat seketika di kali tercinta di Somalia, deket rumahnya.
Ternyata ehh ternyata 2 tahun merupakan waktu yang cukup lama bagi penduduk sekitar guna mengenali persis muka Harry Bokker. Alhasil, para penduduk sudah tidak mengenali muka brongek Harry lagi. Setelah berkeliling dan menitipkan sepucuk surat untuk orang tuanya, si Harry pun bergegas pulang.
Namun tak disangka, saat hendak menunggangi kemoceng gaul itu si Harry melihat segerombolan genk yang ia rasa tidak asing lagi di matanya. Kebetulan dengan melihat onta yang dikondein saja, Harry sudah bisa menebak kalo itu ternyata adalah……………… GENK SENGGAMA!!!!!!!
Dengan kemelut dendam yang langsung memuncak, Harry langsung mendatangi kawanan ondel-ondel itu yang saat itu juga sedang menginjak-nginjak boneka Winnie The Pooh milik seorang bocah laki-laki.
“Hey kaliannnn!!!!” ucap Harry geram.
‘Haaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh??????? Harr..harrrr!!???” ucap Joko gagap, salah satu anggota genk Senggama. Akhir-akhir ini diketahui kalo Joko itu aslinya emang gagu.
“Bbbbb….bosssss, iii..itu kan siiiii..siiii..harry bos”
“Hahh????beri???siapa yang kena beri-beri????” jawab Sartono, leader genk senggama.
“Hehh, sape lo?mati kipe lo!! Mau nyari mati, hahh???" (ehh, sebentar deh, ini orang Somalia apa betawi sih?) Jawab Sartono sambil matiin puntung rokok ke pantat boneka Winnie The Pooh.
“Ohhhh.. elo si Harry toh!!!!??”
“Tau bos??”
“Enggak”
“Hehh siapapun elo, minggir lo! kalo lo gak mau minggir, oke gue yang minggir!”
Si Harry hanya tersenyum sinis.
“Udah deh, kapan sih kalian tobatnya. Balikin tuh boneka, sebelum kejadian yang gak gue inginin kejadian sama kalian. ADA ACONG KAWININ SUMARNO!!!!
“Apaan tuh?”
“HEH, BENCONG!!!PULANG SONO!!!!!”
“Yeee…dasar JIGONG BIAWAK! lo kira lo doang yang bisa. ADA ACONG KAWININ SUMARNO!!!!” ujar Goffar
“ Artinya?”
“HAMIL, BEGOO!!”
Setelah melewati pergunjingan sengit yang mirip pentas lawak ini akhirnya Harry kehabisan kesabaran.
“Oke kalo ini yang kalian mau..” Dengan menggunakan tusuk gigi yang dia kantongin sisa makan siang kemaren, si Harry pun mengucap mantra……….
"TURBALUS TSIKOLOUS LOBANGANUSPUNYAPAKAGUS!!!!!CRINGGG!!!”
Si Joko berubah seketika jadi ingus.
“Hahhh???Jokkk..jokkkooooooooo!!!!!TIDAAAAKKKKKKK!” teriak Sartono.
“Sialan lo, Har!! Oke kalo itu juga yang lo mau…. BOS, LAWAN DIA!!!!!!” si Japrut kesal.
“Kok gue, nyet?!!” si Sartono mulai merasa terpojok.
Dan setelah joko, satu persatu anak buah Sartono disihir menjadi bemacam-macam barang dan perabotan rumah tangga. Ini dia:
Si Paimin berubah jadi pacul.
Si Goffar jadi pembalut wanita
Si Japrut berubah menjadi onde-onde
Dan si Sartono sendiri, leader genk senggama disihir menjadi daki.
Dan setelah semuanya berakhir, kedamaian kota Somalia pun berangsur pulih. si Harry pun kemudian mengambil boneka Winnie The Pooh yang lusuh tadi dan tergeletak lemah tak berdaya. Tepat di pantatnya bolong akibat perbuatan laknat si genk senggama. Nasib lo win, winn….
Boneka itu mau diserahkan ke bocah ngondek. Si bocah yang ketakukan ubah keburu pipis di celana, dia kira dia juga akan disihir dan dengan posisi seperti mengambil pistol si Harry ngagetin,
“Punya twitter gak? Punya gue @harrybokker. Follow yaaa” jawab Harry ngeluarin BB
Dan secepat kilat si Harry Bokker pun melesat meninggalkan bocah dengan tampang bangke-gue-kira-lo-mau-ngapain-setan dan kembali ke Homowart…..
Bersambung..................