Monday, October 15, 2012

KAPAN KE DOKTER?

Ada yang nanya ke gue kapan terakhir kali gue ke dokter. Pertanyaan ini sedikit bikin gue mikir. Mungkin kalo ditanya kapan terakhir gue nonton bioskop SENDIRIAN, gue masih bisa menjawab dengan mantap, lugas dan berapi-api. Gue yang gapernah ada waktu untuk mikirin sakit, otomatis gapernah ada kesempatan pergi ke dokter.

Gue doang ato........?

Jujur, awalnya gue merasa asing sama sifat gue ini, dikit2 parno. gue langsung ngebayangin gimana jadinya pantat sebelah kiri gue bakal diamputasi cuma gara2 bisul. sampai akhirnya gue baca artikel di yahoo beberapa hari lalu ttg kebiasaan buruk para cowok2, salah satunya: enggan ke dokter. Bukannya sadar, gue malah ngeles ”Terima kasih Tuhan, aku tidak sendiri.” 


Beckham dengan tatonya. Macho.


Bowo dengan (bekas suntikan mirip) tatonya. Lebih mirip udel.

Alasan logis kenapa gue takut ke dokter adalah terletak pada imej RS itu sendiri. Suster ketus berbobot 80kg keatas, dokter setengah botak dengan bor listrik nempel di pinggang, sesekali terlihat Artificial Leech dan Manual Trepanation Skull di ruang diagnosis, gue yakin, dibelakang Dental Cabinet pasti ada botol Wine yang didalamnya ada gigi2 pasien,

DAN KAMPRET, KITA GAPUNYA PILIHAN LAIN!

Uhh..

Tapi…lain hal kalo dokternya kayak Rosamud Pike. mungkin, rencana ke dokter tiap 2 jam sekali bakal gue pertimbangkan..